jujur, tanggung jawab aku di kegiatan ini bikin hari-hari aku dipenuhi sama aktivitas yang galau, bosan bahkan stres..
lah, bikin stres deh ini acara..
jadi sekretaris tanpa sekretaris 2 emang selalu bikin hari hari menjelang rapat jadi nightmare tersendiri, ditambah beberapa divisi yang kadang bandel, kasih laporan tepat beberapa jam sebelum rapat dimulai, padahl aku sendiri harus periksain itu laporan dulu.
deadline yang sadis, tekanan dari mana-mana, wajar kalo ketua sendiri depresi ngadepin semua ini ( dan saya beruntung mempunyai seorang ketua yang selalu sabar menghadapi setiap tingkah laku ga waras para anggotanya , thanks ka Panji Y. Wiwaha, atas kesabaran dan semua kebijakanmu . X) )
Rasanya lucu sekali membaca tulisan yang saya tulis mungkin kira kira sekitar setahun lebih yang lalu. Banyak sekali hal-hal yang terjadi pada saya dan sekitar saya sampai saat ini. Mulai dari hal yang menyenangkan, membuat saya tertawa, tersenyum, bahkan menangis atau kesal. Yah, perjalanan hidup ini memang tak pernah mulus. Malah aneh jika hidup seseorang berjalan baik-baik saja, apa dia tidak memaknai hidupnya atau kah memang seperti itu, yang jelas saya sangat bersyukur karena hidup saya berjalan "tidak biasa". Mengenai tulisan saya, itu terjadi ketika saya mengemban tanggung jawab sebagai sekretaris 2 pada sebuah acara himpunan yang saya ikuti. Acara itu adalah MSIF, mungkin bagi kalian yang berada di dago4 tidak asing dengan nama HimaIF, yah salah satu himpunan yang terkenal karena anggota anggotanya yang solid dan saya sangat bangga karena telah menjadi bagian dari keluarga tersebut. Dalam himpunan kami MSIF adalah acara rutin yang diadakan sebagai acara penerimaan anggota baru, mungkin dari sekian acara yang diadakan oleh pengurus MSIF adalah salah satu acara yang sangat sakral, dimana sebenarnya bukan hanya penerimaan anggota baru yang kami lakukan tetapi mempererat kembali kami sebagia panitia, pengurus, dan bahkan alumni yang kami miliki dari tahun 1993 sampai sekarang. Saya yang kebetulan menjadi salah satu panitia di acara tersebut bersama teman teman saya telah melakukan kurang lebih 3 bulan persiapan semenjak di adakannya screening yang dilakukan untuk mencari ketua pelaksana dan membuat konsep acara tersebut. Disini saya tidak akan bicara banyak mengenai acara tersebut, tapi saya hanya ingin berbagi apa saja hal yang saya dapatkan dibalik acara tersebut. Sesuatu yang saya tidak dapatkan di acara lain dan sesuatu yang saya dapatkan secara tidak langsung dari acara tersebut.
Beruntunglah kalian yang memahami makna msif, bagi saya msif adalah tolak ukur saya mendapatkan apa itu arti teman yang sebernarnya. Saya mendapatkan sesuatu yang disebut dengan arti pertemanan dan persahabatan. Siapa lawan siapa kawan. Mungkin jika memang ketika kita berada di suatu keadaan yang mendesak kita mengeluarkan taring kita atau menunjukkan siapa kita sebenarnya , msif pada hari H adalah yang sebenarnya, karena memang kami semua berada di alam terbuka. Tempat yang memang menuntut kita untuk berlaku apa adanya, tapi saya tidak menekankan pada saat itu akan tetapi semua, semua rangkaian dari awal mula ketua pelaksana terpilih sampai pada rapat evaluasi.
Saya ingat perkataan seorang senior yang berkata kepada salah satu teman saya yang kemudian ia memberitahukannya kepada saya bahwa
" Di MSIF kamu bakal tau mana temen yang cuma saat seneng dia ada sama kamu, temen yang cuma butuhnya aja, temen yang bener-bener temen, temen yang cuma jadi partner aja, pokoknya kamu bakal rasain sendiri dan tau mana temen kamu yang sebenernya "
Saya akan selalu mengingat kalimat itu karena memang benar saya merasakannya sendiri dan saya sangat beruntung telah menjalani itu semua. Terima kasih karena telah membesarkanku, mengajarkanku bagaimana harus bertahan hidup, mengajarkan bagaimana memaknai dan menjalani arti hidup terima kasih keluarga besar IF . IF IF IF!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar